Ada keperihatinan tentang kemungkinan penurunan tanah yang berkontribusi terhadap dampak lingkungan, sosial dan ekonomi. Lebih lanjut, belum ada pengukuran langsung dari laju penurunan tanah dan hubungannya dengan penggunaan lahan yang ada. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penurunan tanah pada setiap penggunaan lahan. Penggunaan data satelit Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) untuk penilaian penurunan tanah dan Data Landsat 8 OLI/Tirs untuk memetakan penggunaan lahan merupakan pendekatan penelitian ilmiah yang mapan. Data satelit Sentinel-1 dan Landsat 8 OLI/TIRs menyediakan cakupan geografis yang luas, akuisisi reguler, dan akses terbuka. Penelitian ini menggunakan teknologi dengan citra Sentinel-1 SAR untuk memantau penurunan tanah dan Landsat 8 OLI/TIRs untuk memetakan penggunaan lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode DInSAR digunakan untuk menganalisis serangkaian citra Sentinel-1A di sepanjang jalur orbit naik menilai penurunan tanah, serta citra Landsat 8 OLI/TIRs menggunakan teknik OBIA untuk menganalisis tutupan lahan yang selanjutnya dihubungkan dengan penuruanan tanah menggunakan perangkat sistem informasi geografis. Hasil penelitian menunjukan pola spasial penurunan tanah nilai yang tinggi berada di sebelah barat yang merupakan daerah pusat kota yang banyak terdapat area terbangun. Secara keseluruhan, teknik ini efektif memetakan, mengidentifikasi penurunan muka tanah di berbagai jenis penggunaan lahan khuusnya area terbangun. Hal ini akan memungkinkan mendeteksi awal untuk pengendalian bahaya yang disebabkan oleh penurunan muka tanah.
Copyrights © 2022