Keluarga merupakan pendidikan awal yang diterima oleh anak sehingga memiliki dampak yang besar dalam tumbuh kembang anak. Perceraian akan memberi dampak yang negative terhadap perkembangan anak yang menimbulkan perubahan sikap anak sehingga anak cenderung diam, tidak termotivasi dan tidak percaya diri hingga melakukan perbuatan yang mengundang perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari perceraian terhadap kepercayaan diri remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu: 1) Pemberian edukasi kepada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan diperlukan. 2) Perceraian dapat memberi dampak negative terhadap perkembangan psikologis anak terutama kepercayaan diri anak. 3) Kepercayaan diri remaja dampak perceraian dapat dipengaruhi oleh beberapa factor seperti respon lingkungan, pola pikir, dukungan emosional, keyakinan akan diri, dan pemenuhan tanggung jawab orangtua. 4) Orangtua tetap harus menunaikan kewajiban dan tanggung jawabnya dalam memberi perhatian dan kasih sayang terhadap anak meskipun telah bercerai.
Copyrights © 2022