RINGKASANDiare adalah suatu penyakit dengan tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsistensi dari tinja, yang melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar biasanya tiga kali atau lebih dalam sehari. Penilitian ini ingin membuktikan seberapa besar resiko kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan yang mendapat susu formula di Desa Gedongboyountung Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 126 responden, dan jumlahnya sampelnya adalah 63 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel yang diukur adalah penggunaan susu formula sebagai variabel independen, sedangkan variabel dependenya kejadian diare.Uji statistik yang digunakan adalah odd ratioHasil yang didapatkan dari penelitian ini setengah dari responden mengkonsumsi susu formula, dan hampir setengah dari responden yang mengalami diare. Uji Statistik yang di gunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Odds Ratio, sehingga dapat diketahui bayi yang diberi susu formula akan lebih beresiko terkena diare 4.6 kali lipat dari bayi yang tidak diberi susu formula. Dan nilai signifikansi sebesar 0,018 menunjukkan sangat signifikan karena taraf kepercayaan p value < 0.05
Copyrights © 2022