Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gambaran mengenai kekerasan dalam berpacaran (KDP) dan dampak psikologis yang dirasakan oleh korban kekerasan baik sebelum dan setelah meninggalkan hubungan pacaran. Subjek penelitian adalah 4 wanita korban kekerasan verbal, fisik, dan seksual berusia 20 – 24 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kekerasan yang dialami subjek meliputi kekerasan verbal, fisik, dan seksual. Dampak psikologis pada korban kekerasan verbal dan fisik adalah merasa trauma dan tertekan dengan tuntutan dari pasangan karena takut diperlakukan kasar, sedangkan dampak pada korban kekerasan seksual adalah muncul perasaan menyalahkan diri, rendah diri, dependen pada pasangan, hingga melukai diri. Dalam hubungan KDP, pelaku kekerasan memiliki karakteristik yang serupa yakni terkait dengan perilaku pemaksaan kehendak, bersikap posesif, menunjukkan perilaku agresi baik secara verbal atau fisik. Para korban cenderung mempertahankan hubungan meskipun hal tersebut sebenarnya menyiksa secara fisik maupun psikologis. Kondisi ini mempengaruhi tingkat kesejahteraan korban. Keputusan untuk mengakhiri hubungan KDP sering kali berasal dari pelaku kekerasan.
Copyrights © 2022