Penelitian dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan dan pengembangan pelayanan akademik, terutama pelayanan pembelajaran virtual yang diberikan guru secara berkelanjutan di lingkungan SMAN 32 Jakarta. Penelitian tindakan (action research) dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Penelitian bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan mutu layanan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran dan 2) meningkatkan mutu layanan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran melalui supervisi akademik pada masa pandemi di SMAN 32 Jakarta. Desain penelitian menggunakan penelitian Tindakan dengan model Lewin. Tahapan penelitian mencakup tiga fase, yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta analisis data dan laporan. Teknik pengumpulan data mengunakan multimetode, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitif. Model analisis data kualitatif dengan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Skor rata-rata yang dicapai pada siklus kedua di atas skor rata-rata kriteria standar yaitu 91; 2) Hasil supervisi pada siklus kedua telah memenuhi dua kriteria standar baik berdasarkan skor rata-rata yang dicapai maupun persentase mutu layanan pembelajaran dengan kategori A (sangat baik) yaitu sebesar 96% di atas kriteria yang ditetapkan 95%. Hal ini menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilakukan telah dapat meningkatkan mutu layanan guru dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di SMAN 32 Jakarta
Copyrights © 2022