Equilibrium: Jurnal Pendidikan
Vol 10, No 3 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN

Strategi Eksistensi Toko Kelontong di Jalan Kartika Jebres Surakarta Menghadapi Tekanan Modernisasi

Rosyid Nur Yunianto (Unknown)
Yuhastina Yuhastina (Pendidikan Sosiologi Antropologi, Universitas Sebelas Maret)
Nurhadi Nurhadi (Pendidikan Sosiologi Antropologi, Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi eksistensi toko kelontong di Jalan Kartika Jebres Surakarta dalam menghadapi tekanan modernisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam keberjalanan toko kelontong, para pemilik toko berinteraksi dengan konsumen maupun agen distributor. Dalam interaksinya, terdapat unsur-unsur yang ada pada modal sosial yakni dengan adanya sebuah relasi jaringan yang terbentuk oleh interaksi intens antara pemilik toko dengan konsumen dan agen distributor sehingga timbul rasa kepercayaan antara satu dengan yang lain. Dalam interaksinya juga terdapat nilai-nilai informal seperti salam sapa, ramah senyum yang secara sadar maupun tidak sadar akan masuk ke dalam nilai dan norma kesopanan dalam menghargai lawan bicara. Kata Kunci : Strategi, Pemilik Toko Kelontong, Modal Sosial

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

equilibrium

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences Other

Description

Equilibrium: Jurnal Pendidikan dengan ISSN Cetak: 2339-2401 dan ISSN Online: 2477-0221 merupakan jurnal peer-review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan sosiologi, merupakan jurnal akses terbuka yang bertujuan untuk menyediakan forum untuk para peneliti, dosen, guru, praktisi, dan ...