Kafein terkenal dengan manfaatnya yang dapat membuat seseorang dalam keadaan terjaga dan tetap fokus, selain itu juga dapat mempercepat waktu reaksi, sebab itu kafein menjadi bagian penting dalam kehidupan mayoritas manusia. Kopi mengandung kafein lebih banyak dari sumber kafein lainnya seperti teh maupun kakao. Waktu reaksi adalah waktu yang dibutuhkan untuk merespon secara sadar terhadap suatu rangsangan yang diberikan. Beberapa penelitian sebelumnya telah menyebutkan bahwa kafein dapat memperpendek waktu reaksi yang dibutuhkan manusia dalam menyelesaikan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan rerata waktu reaksi sebelum dan sesudah pemberian kafein pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan cara Non-Random Sampling jenis Consecutive Sampling. Data diperoleh menggunakan metode Ruler Drop Test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa waktu reaksi setelah minum kopi pada menit ke 30 sebesar 0,148s dan pada menit ke 45 sebesar 0,129s lebih pendek daripada waktu reaksi sebelum minum kopi sebesar 0,195s (p <0,05). Mahasiswa kedokteran disarankan meminum kopi bagi yang memiliki atau akan melakukan aktivitas yang menuntut kecepatan dan memperhatikan dosis yang diminum untuk menghindari efek samping yang mungkin timbul.
Copyrights © 2019