Mendengar adalah kemampuan untuk menerima bunyi. Bunyi muncul pada berbagai spektrum frekuensi yang luas. Kehilangan kemampuan untuk mendengar pada intensitas suara normal di artikan sebagai hearing impairment (gangguan proses mendengar) yang akan berdampak pada kemampuan individu, baik dalam hal pengembangan keterampilan komunikasi, konsekuensi sosial dan ekonomi serta kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fungsi pendengaran berdasarkan audiogram pada karyawan jasa perparkiran PT. ISS Indonesia di Universitas Tarumanagara. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian potong lintang. Sampel penelitian ini berjumlah 22 karyawan jasa perparkiran PT. ISS di Universitas Tarumanagara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah audiometri nada murni. Hasil penelitian ini menunjukkan evaluasi fungsi pendengaran dengan hasil normal adalah sebanyak 15 orang (68.2%) dan yang mengalami gangguan pendengaran sebanyak tujuh orang (31.8%). Tiga orang (13.6%) mengalami gangguan pendengaran unilateral dan empat orang (18.3%) mengalami gangguan pendengaran bilateral. Penelitian ini menunjukkan distribusi derajat gangguan pendengaran ringan sebanyak enam orang (27.2%) dan gangguan pendengaran berat sebanyak satu orang (4.5%).
Copyrights © 2019