Berdasarkan salah satu penelitian di empat Universitas Negeri di Malaysia, faktor kognitif telah menjadi salah satu faktor yang paling memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Dengan melakukan pengembangan faktor kognitif, prestasi akademik cenderung akan meningkat. Gaya belajar merupakan bagian dari faktor kognitif, sikap dan psikologis. Berdasarkan Kolb’s Learning Style, gaya belajar terbagi menjadi Accomodating, Diverging, Assimilating dan Converging. Gaya belajar yang paling sesuai dimiliki mahasiswa kedokteran adalah Converging. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi akademik dengan metode belajar yang sesuai berdasarkan data gaya belajar mahasiswa, mengetahui gaya belajar yang dominan dan rerata prestasi akademik serta hubungan antara gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa kedokteran pada tingkat pertama yaitu angkatan 2016. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas mahasiswa memiliki gaya belajar Assimilating (43,68%) diikuti Diverging (31,03%), Converging (16,09%) dan Accomodating (9,2%) dengan rerata prestasi akademik yaitu 3,02 ± 0,62; 2,99 ± 0,63; 2,73 ± 0,57; 2,73 ± 0,71. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara (p value = 0,035). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan gaya belajar yang sesuai, akan didapatkan prestasi belajar yang lebih baik
Copyrights © 2019