Tarumanagara Medical Journal
Vol. 1 No. 3 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL

Hubungan penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan peningkatan berat badan pada akseptor di Puskesmas Tapus Sumatera Barat tahun 2017

Elvia Roza (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Zita Atzmardina (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
29 Oct 2019

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi hormonal, yang berisi hormon progesteron atau kombinasi hormon esterogen progesteron. Salah satu jenis dari kontrasepsi suntik hormonal adalah kontrasepsi suntik DMPA. Di Indonesia pada tahun 2015 penggunaan kontrasepsi suntik mencapai 32,6%. Di Provinsi Sumatera Barat sekitar 50,76%, di Padang pada tahun 2014 mencapai 53,2% dan di Kabupaten Pasaman sebesar 34,6%. Pada penggunaan kontrasepsi suntik depo medroxy rogesteron acetate (DMPA) memiliki efektifitas yang tinggi tetapi memiliki beberapa efek samping. Salah satunya efek sampingnya adalah peningkatan berat badan. Umum nya peningkatan berat badan tidak terlalu besar, bervariasi antara kurang dari 1 kg-5 kg dalam setahun pertama. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan peningkatan berat badan. Responden pada penelitian ini berjumlah 166 dilakukan pada bulan januari 2017 di Puskesmas Tapus. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectionallalu di analisa dengan uji chi-square. Dari hasil analisis menunjukkan adanya hubungan bermakna antara penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan peningkatan berat badan dengan P value =0,000 dan RP 1,52.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

tmj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Tarumangara Medical Journal adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Tarumangara Medical Journal berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine ...