Tarumanagara Medical Journal
Vol. 1 No. 3 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL

Pengaruh aroma terapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Reyna Lauwsen (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Alya Dwiana (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
29 Oct 2019

Abstract

Berdasarkan data yang diambil dari Journal of Clinical Sleep Medicine (2007), sekitar 30% masyarakat di dunia mengalami gangguan tidur berupa insomnia. Berbagai terapi farmakologi dan non-farmakologi telah dikembangkan untuk membantu memperbaiki kualitas tidur manusia, salah satunya adalah penggunaan aroma terapi Lavender (Lavandula angustifolia). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan efek aroma terapi Lavender terhadap peningkatan kualitas tidur. Metode yang digunakan adalah quasy experimental dengan desain cross-over kepada kelompok sampel dengan menggunakan parameter kuisioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk menilai kualitas tidur pada mahasiswa Kedokteran di Universitas Tarumanagara. Sebanyak 42 orang responden penelitian terbagi menjadi 2 kelompok dan keduanya mendapatkan aromaterapi lavender dan placebo secara bergantian dengan periode wash out diantaranya.  Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank.  Pada penelitian ini baik aroma terapi Lavender maupun plasebo secara statistik dapat meningkatkan kualitas tidur (p < 0.05).  Dengan demikian, aroma terapi Lavender tidak lebih bermanfaat dalam memperbaiki kualitas tidur dibandingkan dengan plasebo.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

tmj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Tarumangara Medical Journal adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Tarumangara Medical Journal berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine ...