Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dampak stres terhadap tekanan darah Mahasiswa Kedokteran Universitas Tarumanagara sebelum ujian Keterampilan Klinis Dasar Blok Sistem Muskuloskeletal Bepri Agnesia Kawi; Alya Dwiana
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 2 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v1i2.3855

Abstract

World Health Organization menyatakan pada tahun 2014 didapatkan hampir seperempat populasi di Indonesia mengalami peningkatan tekanan darah. Menurut Departemen Kesehatan Indonesia, hipertensi menduduki peringkat kedua setelah stroke sebagai penyebab kematian terbanyak. Stres merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan hipertensi primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres terhadap tekanan darah pada mahasiswa kedokteran sebelum menjalani ujian keterampilan klinis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Total responden yang mengikuti penelitian ini adalah 40 mahasiswa yang berdasarkan kuesioner Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS) terdiri dari 21 orang yang tidak stres dan 19 orang yang stres ketika akan menghadapi ujian keterampilan klinis. Hasil pengukuran dianalisis menggunakan t-test tidak berpasangan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara statistik tidak terdapat hubungan yang bermakna antara stres dengan tekanan darah mahasiswa kedokteran yang akan menjalani ujian keterampilan klinis (p>0,05).
Pengaruh aroma terapi lavender terhadap peningkatan kualitas tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Reyna Lauwsen; Alya Dwiana
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 3 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i1.5855

Abstract

Berdasarkan data yang diambil dari Journal of Clinical Sleep Medicine (2007), sekitar 30% masyarakat di dunia mengalami gangguan tidur berupa insomnia. Berbagai terapi farmakologi dan non-farmakologi telah dikembangkan untuk membantu memperbaiki kualitas tidur manusia, salah satunya adalah penggunaan aroma terapi Lavender (Lavandula angustifolia). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan efek aroma terapi Lavender terhadap peningkatan kualitas tidur. Metode yang digunakan adalah quasy experimental dengan desain cross-over kepada kelompok sampel dengan menggunakan parameter kuisioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk menilai kualitas tidur pada mahasiswa Kedokteran di Universitas Tarumanagara. Sebanyak 42 orang responden penelitian terbagi menjadi 2 kelompok dan keduanya mendapatkan aromaterapi lavender dan placebo secara bergantian dengan periode wash out diantaranya.  Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank.  Pada penelitian ini baik aroma terapi Lavender maupun plasebo secara statistik dapat meningkatkan kualitas tidur (p < 0.05).  Dengan demikian, aroma terapi Lavender tidak lebih bermanfaat dalam memperbaiki kualitas tidur dibandingkan dengan plasebo.
Pengaruh musik klasik terhadap tingkat kecemasan mahasiswa blok Sistem Muskuloskeletal Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Rachelle Betsy; Alya Dwiana
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 3 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i1.5863

Abstract

World Health Organization tahun 2016 melaporkan sekitar 26,67% masyarakat di dunia mengalami gangguan mental berupa gangguan cemas dan depresi. Berbagai terapi farmakologi dan non-farmakologi telah dikembangkan untuk membantu memperbaiki tingkat kecemasan manusia, salah satunya adalah penggunaan musik klasik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh music klasik terhadap tingkat kecemasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan uji controlled-trial kepada kelompok sample dengan menggunakan parameter kuisioner STAI-S (Spielberger’s State and Trait Anxiety Inventory-State) untuk menilai tingkat kecemasan. Total responden yang mengikuti penelitian ini adalah sebanyak 60 orang dan terbagi ke dalam 2 kelompok (perlakuan dan kontrol). Studi ini merupakan studi analitik komperatif variable numerik dan dalam melakukan analisa data digunakan uji-t independent. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa music klasik secara statistik tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat kecemasan.
Perbedaan tingkat intelegensia spasial antara pengguna dominan tangan kiri dengan pengguna dominan tangan kanan pada sekelompok mahasiswa di Universitas Tarumanagara Rachel Natalia; Alya Dwiana
Tarumanagara Medical Journal Vol. 1 No. 3 (2019): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i1.5864

Abstract

Berdasarkan konsep lateralisasi otak, korteks serebral hemisfer kanan yang mengendalikan tubuh bagian kiri, cenderung memiliki dominansi untuk mengendalikan kemampuan visual/spasial. Sehingga dapat dinyatakan bahwa pengguna dominan tangan kiri lebih baik dalam intelegensia spasial dibanding dengan pengguna dominan tangan kanan. Tujuan dari penelitian cross-sectional ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara kedua preferensi dominan penggunaan tangan dalam intelegensia spasial. Sebanyak 13 responden pengguna dominan tangan kiri dan 13 responden pengguna dominan tangan kanan dari mahasiswa S1 Universitas Tarumanagara yang direkrut dengan teknik convenient non-random sampling. Responden tersebut kemudian selanjutnya melakukan pengisian kuisioner Modified Edinburgh Handedness Inventory untuk memastikan preferensi dominan penggunaan tangannya, dan kuisioner Howard Gardner – Multiple Intelligence Test untuk mengetahui tipe inteligensianya. Data dianalisa dengan uji statsitik t untuk 2 sampel yang tidak berpasangan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa intelegensia spasial pada pengguna dominan tangan kiri secara statistik lebih baik daripada pengguna dominan tangan kanan (p = 0.045). Dapat disimpulkan bahwa pengguna dominan tangan kiri memiliki keunggulan dalam intelegensia spasial dibanding dengan pengguna dominan tangan kanan.
Hubungan kualitas tidur dengan memori jangka pendek pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2017 Kelvin Pangestu; Alya Dwiana
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7844

Abstract

Tidur memiliki fungsi yang penting salah satunya untuk daya ingat(memori). Masalah kualitas tidur dan daya ingat mempunyai dampak terutama pada mahasiswa dalam menjalankan kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan memori pada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2017. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analitik cross sectional dengan teknik Simple Ramdom Sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan tes Digit Span untuk menilai daya ingat (memori). Dari 110 responden yang diteliti, Terdapat 76 responden yang memiliki kualitas tidur yang buruk dimana diantaranya sebanyak 61 responden (80,3%) memiliki memori yang buruk dan 15 responden (19,7%) memori yang baik. Terdapat 34 responden yang diketahui memiliki kualitas tidur yang baik, dimana sebanyak 16 responden (47,1%) memiliki memori yang baik dan 18 responden (52,9%) mempunyai memori yang buruk. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat hubungan secara statistik antara kualitas tidur dengan memori pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2017 (p = 0,007).