Dispepsia adalah rasa sakit atau tidak nyaman yang berpusat pada perut bagian atas. Tekanan psikologis, terutama kecemasan terkait dengan dispepsia fungsional dapat menjadi salah satu faktor risiko terjadinya dispepsia. Kecemasan merupakan suatu perasaan yang ditandai dengan rasa ketakutan yang difus, tidak menyenangkan, bersifat samar, dan sering disertai dengan gejala otonom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan derajat keparahan dispepsia. Penelitian dilakukan dengan metode cross-sectional. Sampel diambil dengan cara stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Beck Anxiety Inventory (BAI) untuk menilai kecemasan dan Short-Form Leeds Dyspepsia Questionnaire (SF-LDQ) untuk menilai derajat keparahan dispepsia. Korelasi dicari dengan koefisien korelasi. Digunakan uji Spearman karena distribusi data tidak normal. Didapatkan hubungan yang bermakna antara kecemasan dengan derajat keparahan dispepsia (p = 0.018). Kekuatan korelasi antara kedua variabel lemah dengan arah positif (r = 0.355). Kecemasan mempengaruhi derajat keparahan dispepsia, dimana semakin tinggi tingkat kecemasan maka semakin tinggi juga derajat keparahan dispepsia
Copyrights © 2019