ABSTRAKPersaingan usaha pada era globalisasi semakin ketat. Salah satu strategi yang dilakukan manajemenperusahaan untuk meningkatkan volume penjualan, yaitu dengan penjualan secara kredit. Penjualansecara kredit tentu membawa beberapa konsekuensi, yaitu : munculya perkiraan piutang dagang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana kebijakan piutang dagang memilikipengaruh terhadap likuiditas, bagaimana kebijakan piutang dagang memiliki pengaruh terhadaprentabilitas, dan bagaimana kebijakan piutang dagang memiliki pengaruh terhadap likuiditas danrentabilitas perusahaan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriprif dan kausal, data diperolehmelalui penelitian langsung, penelitian kepustakaan dan observasi. Analisis data yang digunakan yaitukoefisien korelasi, dan uji hipotesis yang digunakan yaitu uji t (t test). Hasil penelitian menunjukanbahwa kebijakan piutang dagang yang diterapkan oleh PT. Majatex Indonesia memiliki korelasi yangtinggi dengan likuiditas dan rentabilitas perusahaan, hal ini ditunjukan dengan adanya korelasikebijakan piutang dagang dengan : Curret Ratio 0,768, Quick Ratio 0,825, Cash Ratio 0,839, Returnon Asset 0,814, dan Return on Sales 0,988. Adapun hasil thitung menunjukan angka sebagai berikut:Curret Ratio 6,692 Quick Ratio 5,754, Cash Ratio 5,435 Return on Asset 4,687, dan Return on Sales5,231. Dengan demikian dapat disimpulkan kebijakan piutang dagang yang diterapkan oleh PT.Majatex Indonesia memiliki memiliki pengaruh terhadap likuiditas dan rentabilitas perusahaan,Kata kunci : Kebijakan Piutang Dagang, Likuiditas, Rentabilitas
Copyrights © 2018