Syariat agama Islam seluruhnya mudah. Bahkan kewajiban menjadi gugur ketika seseorang tidak mampu melaksanakannya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penafsiran Al-Maraghi terhadap kemudahan beragama islam dalam Tafsir Al-Maraghi, serta apa sajakah hikmah dimudahkannya beragama Islam dalam Tafsir Al-Maraghi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analitik. Sumber data primernya adalah Kitab Tafsir Al-Maraghi karya Imam Ahmad Musthafa Al-Maraghi. Sedangkan sumber data sekunder adalah kitab tafsir dan buku-buku lain yang memiliki keterkaitan pembahasan dengan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan metode tematik (maudhu’i) sebagai teknik analisa data. Hasil analisis penelitian ini adalah Allah Subhânahu wa ta’ala memberi kemudahan bagi hamba-Nya yang berhalangan menjalankan kewajibannya diantaranya sebagai berikut; Orang Sakit, Orang Dalam Perjalanan (Musafi r), Masyaqot. Orang Dalam Keadaan Darurat. Adapun hikmah dimudahkannya diantaranya, salah satu bentuk rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, Memperkuat keimanan dan ketakwaan kaum muslimin kepada Allah Subhânahu Wa Ta’ala dan Menjadikan hamba-hamba-Nya yang beriman termasuk orang yang bersyukur
Copyrights © 2021