Birrul Wâlidain atau berbakti kedua orang tua merupakan salah satu amalan yang sangat penting dalam Islam, ia juga memiliki kedudukan yang tinggi dalam agama. Penelitian ini membahas tentang bagaimana penafsiran Al-Jazairi tentang ayat birrul wâlidain dalam tafsirnya dan bagaimana cara birrul wâlidain yang dijelaskan di dalamnya. Untuk mendapatkan data yang objektif dari permasalahan di atas, maka peneliti menggunakan metode deskriptif analitis yakni Peneliti berusaha menggambarkan objek penelitian dalam tafsir Aisar At-Tafâsîr, yaitu penafsiran Abu Bakar Jabir Al-Jazairi terhadap ayat-ayat birrul wâlidain, dan bukubuku yang berkaitan dengan tema, kemudian menganalisis dengan pendekatan tafsir tematik. Dalam hal ini peneliti mengikuti cara kerja yang dipaparkan oleh Al-Farmawi dalam kitab Al-Bidâyah Fi Al-Tafsir Al-Maudh'i. Hasil penelitian ini menemukan terdapat sembilan surat yang membahas tentang birrul wâlidain dalam Al-Qur’an, dalam tafsirnya dijelaskan bahwa birrul walidain adalah berbuat baik kepada kedua orang tua, berbakti kepada kedua orang tua dapat dilakukan dalam bentuk perbuatan dan perkataan. Misalnya dengan mengucapkan perkataan yang baik, tidak menyakiti mereka, dan menaati perintah kedua orang tua selama bukan untuk bermaksiat pada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Copyrights © 2019