Manusia termasuk individu yang mempunyai kesatuan raga dan jiwa, dibuktikan dalam kehidupan sehari-harinya. Ketika dalam bergaul antarsesama, perkataan yang baik akan mengantarnya pada kebahagiaan dan sebaliknya. Dalam hal ini, jiwa juga berperan dalam menentukan kondisi seseorang untuk menjalankan kebaikan ataupun keburukan yang akan menyebabkan penyakit hati. Muara kebahagiaan dan kesengsaraan adalah hati. Hati yang sehat (qolbun salim) adalah hati yang merasa bahagia dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah swt. Ia hanya akan merasa tenang dengan zikir kepada Allah swt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran terhadap lafadz Muthmainnah dalam tafsirAl-Azhar dan bagaimana cara menyucikan jiwa dalam Tafsir Al-Azhar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan maudhû’i (tematik) dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Diawali dengan menetapkan tema yang akan dibahas, menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan tema, menganalisis masing-masing ayat secara menyeluruh dengan fokus kajian terhadap sumber yang telah ditentukan. Hasil analisis dari penelitian ini didapatkan bahwa lafadz Muthmainnah dalam Al-Qur’an yang disebutkan Hamka memiliki tujuh tema dan pembahasan yang berbeda. Tujuh tema tersebut ialah, zikir, jiwa, kemenangan (pada Perang Badar), Iman, ketenteraman, Malaikat (Rasul), dan kepuasan terhadap dunia.
Copyrights © 2019