Buletin Psikologi
Vol 8, No 2 (2000)

PENGUJIAN SIGNIFIKANSI HIPOTESIS NOL DALAM PENELITIAN PSIKOLOGIS

Sumadi Suryabrata (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2015

Abstract

Walaupun diakui bahwa penerapan pendekatan kualitatif dalam penelitian psikologis cukup terhormat dan layak dilakukan, namun dalam praktek mayoritas penelitian psikologis menggunakan penelitian kuantitatif. Dan yang menerapkan pendekatan kuantitatif itu alat utamanya untuk membuat kesimpulan-kesimpulanilmiah adalah statistika. Diantara teknik-teknik statistik yang paling banyak digunakan adalah pengujian signifikansi hipotesis nol. Survai yang dilakukan oleh Estes (1997) menunjukkan bahwa dari 11 laporan penelitian yang dimuat di British Quarterly Journal of Experimental Psychology edisi Februari 1996 semuanya menggunakan uji signifikansi, dari 17 penelitian yang dimuat di Journal of Abnormal Psychology edisi februari 1996 semuanya menerapkan uji signifikansi. Greenwald (1993) berusahamendapatkan informasi dari penulis dan penelaah artikel yang disampaikan kepada Journal of Personality and Social Psychology selama periode 3 bulan pada tahun 1973 mengenai apa yang mereka lakukan bila mereka gagal dalam uji signifikansi. Jawabanyang diperoleh adalah 66% melakukan replikasi sebelum menyerahkan naskah, 28% membatalkan tulisannya, dan 6% tetap menyerahkan tulisannya. Dari informasi diatas dapat disimpulkan bahwa pengujian signifikansi hipotesis nol adalah hal yang seriusbagi para peneliti dan hal tersebut telah mempunyai dasar yang kuat.

Copyrights © 2000






Journal Info

Abbrev

buletinpsikologi

Publisher

Subject

Religion Humanities Neuroscience Public Health Social Sciences

Description

Buletin Psikologi focuses on contextualizing psychological concepts or phenomena within the socio-cultural setting of Indonesia through the use of non-empirical study, such as, literature review, systematic review, scoping review, and meta-analysis. It accepts articles that are based on the thorough ...