Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi adaptasi retina mata hewan nokurnal terhadap kemampuannya melihat dalam gelap. Hewan nokturnal merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk jenis hewan yang aktif pada malam hari daripada pada siang harinya. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hewan nokturnal memiliki penglihatan yang baik meskipun dalam kondisi gelap. Adaptasi dari mata hewan nokturnal dipengaruhi oleh adanya sinar matahari, di mana sinar matahari ini dapat menghambat penglihatan dari hewan nokturnal Sehingga pada hewan nokturnal cenderung baik saat melihat di malam hari. Adaptasi penglihatan pada hewan nokturnal khususnya terjadi di retina matanya, karena retina merupakan bagian dari mata yang berperan dalam melihat warna. Dari hasil penelitian yang telah dituliskan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada berbagai macam hewan nocturnal diantaranya kelelawar, tikus, burung hantu, kukang, kucing, serangga nocturnal, ikan dll. Pada masing- masing spesies hewan mempunyai kecenderungan adaptasi retina mata yang berbeda-beda. Karena perbedaan dari habitat maupun anatomi dari mata hewan tersebut.
Copyrights © 2020