Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah
Vol. 5 No. 2 (2020)

Pengaruh Peer Education Terhadap Pengetahuan Siswa SMK Tentang HIV/AIDS di Kota Pontianak

Oon Fatonah Akbarini (Poltekkes Kemenkes Pontianak)
Henny Fitriani (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2020

Abstract

Latar Belakang: Kasus HIV/AIDS pada kelompok remaja dari waktu ke waktu cenderung meningkat, saat ini persentasi kumulatif AIDS tertinggi pada kelompok umur 20-29 tahun, kemudian diikuti kelompok umur 30-39 tahun, 40-49 tahun, 50-59 tahun, dan 15-19 tahun). Usia produktif orang Indonesia melakukan hubungan seks antara 18-50 tahun. Demikian juga halnya mahasiswa, dari struktur usianya rata-rata 20-30 tahun, merupakan masa reproduksi aktif. Tentunya mahasiswa pada usia ini sangat produktif dan mempunyai hasrat untuk melakukan hubungan seks terhadap lawan jenisnya. Tujuan: 1. Untuk mengetahui karakteristik siswa SMK LKIA di Kota Pontianak Propinsi Kalimantan Barat. 2. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat pengetahuan siswa tentang HIV/AIDS sebelum dan sesudah diberikan peer education. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan One Group Pre-Test, Post Test Design. Sampel sebanyak 50 orang dengan teknik Purposive Sampling. Data diperoleh dari data primer dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian: Didapat bahwa untuk karakteristik jenis kelamin Sebagian besar perempuan sebanayak 29 orang (58%). Hampir semua Responden dengan usia 15-17 tahun sebanyak 42 orang (84 %). Responden dengan pendidikan ayah sebagian besar berpendidikan tinggi yaitu 41 orang (82 %), sedangkan responden yang Pendidikan ibu tinggi Sebagian yaitu 26 orang (52 % ). Responden berdasarkan sumber informasi Sebagian besar menggunakan Non-Media Massa yaitu 37 responden (74%).Pada Hasil Pengujian didapat nilai p bernilai < 0.05 yang artinya ada perbedaan signifikan skor pretest dan postest, denagn nilai mean difference -6.32 artinya bahwa peer group memberikan pengaruh terhadap pengetahuan HIV AIDS. Simpulan: Pendidikan Kesehatan melalui peer group secara rata-rata dapat meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS sebanyak 6.32 point. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa metode peer group merupakan alternatif cara efektif yang dapat diterapkan di sekolah dalam memberikan pendidikan kesehatan agar dapat memaksimalkan pencapaian peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jakiyah

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

The journal contains relevant health studies analyzed from an integrated perspective including individual and population levels, experimental and clinical approaches, epidemiology, public health, disease prevention, and health promotion, diagnosis, treatment, prognosis and palliative care sourced ...