Latar Belakang : Dalam masa pandemic covid-19 ini, mahasiswa dihadapkan pada berbagai masalah yang membutuhkan daya lentur (resiliensi) sehingga dapat tetap baik-baik saja meskipun berada dalam kondisi yang serba berubah serta situasi stresfull karena pembelajaran daring yang dilakukan serta menurunnya pendapatan / ekonomi orang tua. Salah satu variabel yang diduga mempengaruhi resiliensi adalah pemaknaan hidup. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan kebermaknaan hidup. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional untuk menguji hubungan antara pemaknaan hidup dengan resiliensi mahasiswa saat pandemic covid-19. Pengumpulan data menggunakan skala pemaknaan hidup dan resiliensi dengan melibatkan 126 mahasiswa yang berkuliah di Yogyakarta. Hasil : Analisis menggunakan PROCES menghasilkan p = 0,000 yang berarti bahwa terdapat hubungan antara pemaknaan hidup dengan resiliensi yang dimiliki oleh mahasiswa saat pandemic covid-19. Simpulan : Pemaknaan hidup berhubungan dengan resiliensi pada mahasiswa saat pandemi covid-19.
Copyrights © 2022