Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah
Vol. 7 No. 1 (2022): JAKIYAH VOL.7 NO.1 JUNI 2022

AKTIVITAS ANTIJAMUR ISOLAT BAKTERI ENDOFIT TANAMAN KUNYIT TERHADAP PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN Malassezia furfur SECARA IN-VITRO

Tomi Lim (a:1:{s:5:"en_US"
s:23:"Universitas Tanjungpura"
})

Ambar Rialita (Universitas Tanjungpura Pontianak)
Mahyarudin Mahyarudin (Universitas Tanjungpura Pontianak)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2022

Abstract

Latar Belakang: Pityriasis versicolor (PV) adalah kelainan kulit akibat jamur atau dermatomikosis yang umumnya disebabkan oleh Malassezia furfur. Penggunaan ketokonazol merupakan pengobatan lini pertama pada infeksi Malassezia furfur. Penggunaan oral ketokonazol dapat beresiko tinggi terjadinya hepatoksisitas dan pada penggunaan jangka panjang mengakibatkan resistensi jamur. Oleh karena itu, diperlukan pengeksplorasian mengenai senyawa metabolit baru yang berpotensi sebagai senyawa antijamur. Ekstrak tanaman kunyit diketahui memiliki aktivitas antijamur, dan bakteri endofit yang hidup bersamaan dengan tanaman inangnya diketahui dapat menghasilkan metabolit sekunder yang identik dengan tanaman inangnya. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas antijamur bakteri endofit tanaman kunyit terhadap penghambatan pertumbuhan Malassezia furfur secara in vitro. Metode: Isolat bakteri endofit dilakukan peremajaan pada media NA dengan metode gores. Uji aktivitas antijamur menggunakan metode difusi cakram. Isolat bakteri endofit yang potensial dikarakterisasi berdasarkan morfologi koloni, morfologi sel dan karakter biokimianya. Identifikasi senyawa metabolit sekunder menggunakan metode Ciulei. Hasil Penelitian: Sebanyak 17 dari 21 isolat bakteri endofit masuk dalam kriteria inklusi pada penelitian ini. Semua isolat bakteri endofit memiliki potensi sebagai antijamur dengan zona hambat yang terbentuk setelah 24 jam pengujian yaitu berkisar 7,11-13,6 mm. Isolat yang memiliki zona hambat terluas atau bakteri endofit yang potensial adalah H1 yang memiliki kemiripan dengan genus Bacillus. Senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan yaitu senyawa yang termasuk kedalam golongan alkaloid, terpenoid dan saponin. Simpulan: Bakteri endofit yang potensial sebagai antijamur (isolat H1) memiliki kemiripan dengan genus Bacillus dan menghasilkan senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, terpenoid, dan saponin.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jakiyah

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

The journal contains relevant health studies analyzed from an integrated perspective including individual and population levels, experimental and clinical approaches, epidemiology, public health, disease prevention, and health promotion, diagnosis, treatment, prognosis and palliative care sourced ...