Paradigma (paradigm) adalah seperangkat unsur-unsur bahasa yangsebagian bersifat konstan, dan yang sebagian berubah-ubah. Salahsatunya dapat berbentuk pendek dan panjang. Di antara kedua bentukitu tidak terdapat perbedaan arti gramatis, kecuali perbedaan yangbersifat stilistik, yaitu bentuk panjang lebih ditekankan. Kesimpulanparadigma verba bahasa Jawa dapat dilihat dari sisi nilai kategorial.Nilai kategorial frekuentif (berkali-kali, berulang-ulang) pada kategoriyang bersufiks –i dan nilai benefaktif (berbuat sesuatu untuk oranglain) pada kategori yang bersufiks –ake terutama terdapat pada verbakelas I, sedangkan pada verba kelas II terutama menyatakan pasiensiflokatif, relasi langsung dan kausatif, relasi tak langsung.Verba kategoriD-in-D dan D-D-an: sama-sama menyatakan ‘keresiprokalan’.Perbedaannya, kategori D-D-an menyatakan perbuatan dilihat darisegi dilakukannya, sedangkan D-in-D menyatakan perbuatan dilihatdari segi dialaminya. Terdapatnya kategori D-D-an itu mengimplikasikanD-in-D-an atau duplikasi dari D yang berkombinasi denganafikasasi –an yang disertai dengan variasi vokal.
Copyrights © 2018