Prosiding University Research Colloquium
Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan

Hubungan Usia dengan Respon Madu terhadap Proses Penyembuhan Luka Gangren pada Pasien Diabetes Mellitus

N Nabhani (STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta)
Yuli Widyastuti (STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2018

Abstract

Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandaidengan hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitasmetabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan olehpenurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin ataukeduanya yang menyebabkan komplikasi kronis mikrovaskuler danneuropati. Beberapa peneliti melakukan penelitian dengan metodepengobatan gangren secara herbal diantaranya yaitu dengan minyakzaitun, minyak kelapa, aloe vera dan madu. Madu sangat dipercayaoleh masyarakat untuk berbagai jenis pengobatan termasuk luka,madu juga mudah didapat selain itu efektif dalam prosespenyembuhan luka. Banyak factor yang berpengaruh terhadap prosespenyembuhann luka seperti teknik perawatan, nutrisi dan usia.Methoda penelitian Design yang digunakan dalam penelitian iniadalah Korelasional, jumlah sampel 4 pasien,Teknik pengambilansampel Accidental sample, variable bebas Usia dan variable terikatpenyembuhan luka gangrene. Teknik pengunaan madu dalamperawatan luka dengan cara di kompres. Hasil Penelitian : Darihasil uji data Product Moment r hitung 0.35 dan p value 0.65 karenahasil r hitung 0.35 dibawah r table atau < table r : 0.95 dan p >dari 0.05, maka disimpulkan tidak ada hubungan usia dengan responmadu terhadap proses penyembuhan luka gangrene sehinggahipotesis yang berbunyi ada hubungan usia dengan respon maduterhadap penyembuhan luka gangrene di tolak . Dengan demikianmaka factor usia tidak cukup kuat dalam proses penyembuhan lukagangren.

Copyrights © 2018