Air susu ibu menjadi makanan terbaik dan bergizi pada awalkehidupan bagi setiap bayi yang dilahirkan. Kekurangan gizi padabayi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan danperkembangan. Capaian ASI eksklusif yang masih rendah di WilayahPuskesmas Ayah II pada tahun 2015 serta masih sangat terbatasnyatenaga konselor ASI menjadi landasan terbentuknya KelompokPendukung ASI. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalahTerbentuknya Kelompok Ibu CERDAS (CERIA dengan ASI) untukmensukseskan ASI Eksklusif dan meningkatnya pengetahuan danketerampilan edukator dalam memberikan informasi tentangmanajemen laktasi. Metode pengabdian masyarakat adalah denganmelakukan pelatihan selama 1 hari melalui praktik sebagaipersiapan mengedukasi ibu target tentang asi, pendampinganterhadap ibu target dan evaluasi kendala-kendala yang ditemukanpada saat memberikan edukasi. Hasil pengabdian masyarakatterdapat 5 ibu yang bersedia menjadi edukator ASI dan 10 ibu target(ibu menyusui) yang memiliki bayi usia 3-6 bulan untuk dilakukanpendampingan. Hasil tingkat pengetahuan edukator sebelum dan sesudah pelatihan managemen laktasi menunjukan jumlah nilai rata-rata sebelum pelatihan 80 dan setelah pelatihan 90 dari rentang nilai 0-100 atau meningkat sebesar 10 point. Hasil tingkat pengetahuanibu target sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentangmanagemen laktasi oleh educator menunjukan jumlah nilai rata-ratasebelum dilakukan edukasi 68 dan setelah dilakukan edukasi 79 darirentang nilai 0-100 atau meningkat sebesar 11 point. Hasil penilaianobservasi pendampingan edukator menunjukan jumlah nilai rata-rata86. Sedangkan hasil evaluasi keberhasilan ASI, seluruh ibu targetberhasil memberikan ASI eksklusif (100%). Kesimpulan pengabdianmasyarakat yaitu telah terbentuk edukator ASI sebanyak 5 orangdengan pemahaman ASI yang meningkat dan mampu melakukanedukasi tentang ASI dan manajemen laktasi sehingga seluruh ibutarget berhasil memberikan ASI eksklusif.
Copyrights © 2019