Prosiding University Research Colloquium
Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi

Pembuatan Briket dari Campuran Sampah Organik dan Blotong Dengan Perekat Tepung Tapioka dan Tepung Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif

Rimadani Choirunnisa Triasmoro (Teknik Kimia, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Vanila Anggraeni (Teknik Kimia, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Agung Sugiharto (Teknik Kimia, Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
12 May 2020

Abstract

Briket adalah bahan bakar padat yang diperoleh dari bahan organik maupun limbah industri yang diolah dengan proses karbonisasi, dan dicetak dengan tekanan tertentu. Bahan baku yang digunakan yaitu sampah organik dan blotong. Blotong merupakan limbah produksi guladari pemurnian nira yang sangat mengganggulingkungan bila tidak dimanfaatkankeberadaannya. Perekat yang digunakan adalah tepung tapioka dan tepung jagung masing-masing sebanyak 2 gram. Penelitian ini menggunakan variabel bebas sampah organik (12;9;6) dan blotong (6;9;12). Tahapan proses pembuatan briket yaitu persiapan bahan baku, tahap karbonisasi, tahap pencampuran, tahap pembuatan perekat, tahap pembriketan, tahap pengeringan dan tahap uji briket. Dan pengujian yang dilakukan yaitu uji nilai kalor, kadar air, kadar karbon, kadar abu dan volatile matters.Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket campuran sampah organik dan blotong dengan perekat tepung tapioka mempunyai nilai kalor 5000,778 kal/gram dan pada briket dengan perekat tepung jagung mempunyai nilai kalor 5054.6783 kal/gram. Hasil penelitian ini sesuai dengan standar mutu SNI No.1/6235/2000 yaitu ≥5000 kal/gram.

Copyrights © 2020