Kelompok industri nonformal adalah kelompok yang rentan terhadapkecelakaan kerja. Industri tahu merupakan salah satu jenis industrinonformal. Terdapat banyak pabrik tahu di Kabupaten Klaten, JawaTengah. Dalam 3 tahun terakhir telah terjadi 2 kali kebakaran pabriktahu dikabupaten Klaten. Oleh karena itu diperlukan upaya untukpeningkatakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dipabriktahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahamanpekerja tentang Alat Pelindung Diri (APD) dan mengidentifikasipotensi bahaya kecelakaan kerja dipabrik tahu Kabupaten Klaten,Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan dipabrik tahu Purnomoyang terletak di Dusun Bongkotan RT 15/ RW 08, Desa Tegal Ampel,Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Metodeyang digunakan adalah observasi dan wawancara, adapun metodeuntuk penilaian risiko potensi bahaya menggunakan metode HIRARC(Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control).Berdasarkan penilaian risiko yang telah dilakukan diperolehpersentse tingkat bahaya low risk 11,1 %, medium risk 81,1 %, danhigh risk 7,9 %. Tingkat bahaya high risk pada pabrik tahu initerdapat pada risiko ledakan boiler. Dapat disimpulkan bahwapabrik tahu Purnomo memiliki tingkat risiko bahaya medium riskDari hasil wawancara dan observasi dapat diketahui bahwapemahaman pekerja tentang penggunakan APD yang standar masihkurang..
Copyrights © 2021