Latar Belakang : Pandemi COVID-19 (Coronavirus Disease- 2019) menjadi peristiwa yang mengancam kesehatan masyarakat secara umum. Saat ini perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi. Salah satu penerima vaksin adalah para bapak ibu guru di Indonesia. Guru merupakan target primer sasaran kampanye komunikasi vaksinasi untuk menyampaikan pengetahuan tentang program vaksinasi tersebut. Namun banyak berita simpang siur dan hoax yang membuat masyarakat takut dan cemas terhadap program vaksinasi dari pemerintah Tujuan penelitian: penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan kecemasan program vaksinas Covid-19 pada guru dan karyawan. Metode penelitian: Metode penelitian dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Non Eksperimen Sampel. Penelitian ini menggunakan Teknik total sampling. Jumlah sampel 24 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Tempat penelitian di SD Kreatif Muhammadiyah Gombong Hasil penelitian: Pengetahuan responden tentang Vaksinasi Covid-19 yaitu baik sebanyak 21 responden (87,5 %) dan cukup sebanyak 3 responden (12,5 %). Sejumlah 6 responden (25 %) mengalami kecemasan ringan, 5 responden (20,8 %) kecemasan sedang dan 13 responden (54,2 %) kecemasan berat. Kesimpulan: Penelitian ini menghasilkan data bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang vaksinasi covid-19 dan sebagian besar responden memiliki kecemasan yang berat dalam program vaksinasi covid-19.
Copyrights © 2021