Fenomena alih fungsi lahan memang sulit dihindari dan dianggap sebagai konsekuensi untuk daerah yang sedang berkembang, seperti hal nya di Kabupaten Karawang. Pertumbuhan laju penduduk yang meningkat menyebabkan kebutuhan infrastruktur seperti perumahan, jalan, kawasan industri, gedung perkantoran, dan gedung gedung lainnya juga meningkat. Oleh sebab itu, dibutuhkannya peran pemerintah setempat dan Dinas Pertanian sebagai usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil pertanian walaupun adanya pengalihan fungsi lahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Karawang dalam menghadapi fenomena alih fungsi lahan yang terjadi di Kabupaten Karawang perannya dibuktikan dengan beberapa solusi yang diberikan bersama dengan pemerintah setempat yaitu melalui program Intensifikasi Pertanian, Ekstensifikasi Pertanian, Diversifikasi Pertanian, Mekanisme Pertanian, dan Rehabilitasi Pertanian. Selain itu, ada juga program asuransi lahan pertanian yang disubsidikan oleh pemerintah pusat dan subsidi daerah melalui APBD Kabupaten untuk para petani agar mereka tidak merasa khawatir apabila ada masalah gagal panen ataupun terkena serangan hama dan lain sebagainya. Program tersebut dilakukan agar jumlah petani didaerah tersebut apalagi Kabupaten Karawang yang terkenal dengan daerah Lumbung Padinya tidak mengalami penurunan.
Copyrights © 2022