Masyarakat sebagai penerima dampak langsung dari bencana, dan sekaligus sebagai pelaku pertama dan langsung yang akan merespon bencana, melandasi program nasional Desa Tangguh Bencana (Destana) dalam rangka mewujudkan Indonesia Tangguh. Gampong Lamjamee merupakan wilayah rawan bencana gempa bumi, Tsunami, angin kencang. Adanya permasalahan bidang SDM, sarana prasarana, regulasi, kelembagaan, dan topografi menyebabkan Gampong Lamjamee rawan bencana. Aspek Pengurangan Resiko Bencana (PRB) harus meliputi peningkatan kapasitas SDM, perencanaan partisipatif dan tata kelola kelembagaan penanggulangan bencana, dengan metode jejaringan. Program kegiatan meliputi penyusunan dan pembentukan struktur gampong dalam pengurangan resiko bencana yang berisi pengenalan lokasi rawan bencana, mitigasi, Penanganan Pertama, peta rawan bencana dan jalur evakuasi bencana, pengurangan resiko, penguatan kapasitas kelembagaan, arah evakuasi saat bencana pembentukan struktur gampong siaga bencana, peta rawan bencana, jalur evakuasi sinergi semua aspek tersebut akan berimplikasi pada peningkatan kapasitas SDM dalam pengurangan resiko bencana di Gampong di masa yang akan datang.
Copyrights © 2022