Wacana yang ramai di perbincangkan dan diberitakan oleh berbagai media pada awal tahun 2022 adalah wacana mengenai kemunculan varian baru dari virus covid - 19 di Indonesia yaitu varian omicron, penyebarannya yang cepat sehingga menjadi perhatian dari berbagai lapisan masyarakat dan pemerintah. Dalam menyikapi peningkatan penularan, berbagai kebijakan diterapkan oleh pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin negara dalam mencegah penyebaran kasus covid - 19 varian omicron. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dimensi teks (mikro), dimensi kewacanaan (meso), dan dimensi sosial budaya (makro), yang ada dalam pemberitan mengenai kebijakan presiden Joko Widodo dalam menghadapi lonjakan kasus covid-19 varian omicron di media online Kompas.com edisi bulan Januari – Februari 2022. Metode penelitan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan paradigma kritis, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka atau literatur dan studi dokumen. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough, yang memfokuskan kepada tiga tahapan analisis yaitu tahapan analisis teks (mikro) berhubungan representasi makna dalam teks menggunakan tiga alat kebahasaa yaitu modalitas, anak kalimat, dan sebab akibat. Tahapan analisis kewacanaan (meso) berhubungan dengan proses produksi teks, penyampaian teks, dan konsumsi teks. Tahapan sosial budaya (makro) berhubungan dengan situasional, instituasional, dan sosial.
Copyrights © 2022