Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bisnis plan sebuah usaha yang dapat diimplementasikan oleh para pengurus masjid amalan muslimin. Bisnis plan ini diharapkan dapat menjadi role model para pengurus masjid amalan muslimin dalam menjalankan bisnisnya, Sehingga bisnis dijalankan dapat membuat masjid menjadi mandiri yang ditandai dengan kemampuan untuk membiayai operasionalnya. Keberhasilan bisnis plan ini dapat diukur dari perkembangan usaha koperasi yang dijalankan oleh masjid amalan muslimin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan data secara observasi, penyebaran angket dan wawancara, dimana tim peneliti akan melakukan penyebaran angket dan wawancara kepada para pengurus masjid sebgai pelaku usaha, masyarakat sekitar sebagai pemilik saham, dan masyarakat sekitar lainnya sebagai calon konsumen. Hasil observasi menunjukan bahwa masyarakat secara dominan lebih menyukai toko serba ada sebagai unit usaha koperasi masjid Amal Muslimin, masyarakt menyatakan dirinya bersedia untuk berbelanja di toserba tersebut, dan masyarakat menginginkan fasilitas layanan pesan antar, produk yang lengkap dan tempat yang nyaman untuk berbelanja. Peneliti telah mengestimasi bahwa untuk menjalankan toserba ini membutuhkan modal awal sebesar Rp 450.000.000, dengan pengeluaran rutin perbulan sebeasar Rp 106.000.000, dimana toserba ini memiliki potensi keuntungan Rp. 14.000.000/bulan.
Copyrights © 2022