Riset ini didasari oleh masih rendahnya kemampuan siswa SD Indonesia dalam menyelesaikan soal matematika . Maka dari itu, dibutuhkan satu cara demi menaikkan kemampuan penyelesaian persoalan matematika. Riset ini memiliki target untuk melihat perolehan dan peningkatan kemampuan penyelesaian persoalan matematika siswa yang mengikuti pembelajaran etnomatematika Sunda menggunakan media congklak dibandingkan peserta didik yang mengikuti pembelajaran ekspositori, dan tingkah laku siswa terhadap pembelajaran etnomatematika Sunda menggunakan media congklak. Riset ini termasuk penelitian eksperimen semu yang dilakukan di salah satu SDN Kota Cilegon dengan pengambilan sampel secara purposive sampling dan didapatkan dua kelas VI yakni kelas VIA selaku kelas eksperimen yang berjumlah 20 siswa dengan pembelajaran etnomatematika Sunda dan kelas VIB selaku kelas kontrol yang berjumlah 20 siswa dengan pembelajaran ekspositori. Instrumen yang dipakai dalam riset ini yaitu tes kemampuan penyelesaian persoalan, LKS, lembar observasi, serta kuesioner skala sikap. Telaah data tes yang dilakukan lewat uji Gain ternormalisasi dan uji beda rerata (uji-t independen). Hasil riset menyatakan bahwa: 1) Perolehan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik dengan pembelajaran etnomatematika Sunda menggunakan media congklak makin baik dibandingkan peserta didik dengan pembelajaran ekspositori dengan perolehan signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 pada uji-t yang dilakukan; 2) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik dengan pembelajaran etnomatematika Sunda menggunakan media congklak makin baik dibandingkan peserta didik dengan pembelajaran ekspositori dengan uji-t yang dilakukan diperoleh signifikansi sebesar 0,000 kurang dari 0,05 dan termasuk kategori sedang; 3) Sikap peserta didik memperlihatkan tingkah laku positif terhadap pembelajaran etnomatematika Sunda menggunakan media congklak dengan persentase sebesar 80%.
Copyrights © 2022