Beberapa program/kegiatan pemberdayaan sudah cukup banyak dilaksanakan, namun realitasnya pelaksanaan program/kegiatan tersebut belum optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan kegiatan pemberdayaan masyarakat, dan merumuskan alternatif strategi kebijakan yang mendukung keberhasilan kegiatan pemberdayaan dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan Fokus Grup Diskusi (FGD). Informan penelitian adalah ketua kelompok/anggota kelompok petani dan pengelola program pemberdayaan di Kabupaten/Kecamatan/Nagari, sedangkan peserta FGD adalah ketua/anggota dari kelompok petani yang dianggap berhasil dan kurang berhasil. Data yang sudah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan kaidah kualitatif dengan metode content analysis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor yang turut mendukung keberhasilan pemberdayaan diantaranya partisipasi dan keaktifan kelompok dalam menyusun perencanaan kegiatan, pelaksanaan, dan pengawasan, dukungan aktif dari tenaga penyuluh/pendamping, kemampuan penyuluh dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Faktor yang menjadi penghambat keberhasilan kegiatan pemberdayaan masyarakat diantaranya adalah kurangnya partisipasi dan keterbukaan terhadap kelompok, kurangnya motivasi dan kepedulian masyarakat untuk terlibat dalam perencanaan. Alternatif bijakan yang disarankan dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani adalah peningkatan pembinaan dan pendampingan, peningkatan kapasitas SDM petani, dan peningkatan sarana prasarana, akses modal, pemasaran dan dukungan lintas sektor.
Copyrights © 2022