Jurnal Kewarganegaraan
Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021

PEMAKNAAN MAHASISWA TERHADAP NARASI KONFLIK BERAGAMA

Silvia Rahmelia (Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya)



Article Info

Publish Date
01 May 2021

Abstract

AbstrakKonflik beragama di Indonesia menunjukkan bahwa potensi terjadinya konflik bisa berakar dari beberapa faktor seperti politik, ekonomi dan kultur pendidikan, sehingga penting untuk memahami bagaimana kita melihat konflik dengan cara berbeda. Telaah ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer berupa kuesioner terbuka dan tertutup kepada mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya dari berbagai program studi. Berdasarkan data yang didapat, pemaknaan mahasiswa mengenai konflik beragama menggambarkan ralita yang terjadi bahwa 1) konflik beragama banyak berawal dari tidak adanya toleransi antar umat beragama; 2) konflik beragama bisa berawal dari sikap eksklusif/fanatik seseorang atau sekelompok agama tertentu yang mengarah pada pemahaman truth claim; 3) konflik beragama dapat memicu terjadinya radikalisme dan terorisme. Pemahaman dan pemaknaan mahasiswa IAKN Palangka Raya terhadap konflik beragama juga dilatar belakangi oleh berbagai informasi yang mereka dapatkan. Diharapkan dengan pemahaman dan pemaknaan yang tergambar dalam diri mahasiswa dapat menjadi titik tolak pengelolaan kemajemukan beragama yang lebih baik di masa mendatang terutama dalam sektor pendidikanKata kunci: Agama, Indonesia, Konflik, Mahasiswa AbstractReligious conflict in Indonesia shows that the potential for conflict can stem from several factors such as politics, economy and educational culture, so it is important to understand how we view conflict differently. This study was conducted using primary data collection techniques in the form of open and closed questionnaires to students of Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya (IAKN) from various study programs. Based on the data obtained, the students' interpretation of religious conflicts illustrates the problems that occur that 1) many religious conflicts originate from the intolerance of religious communities; 2) religious conflict can originate from the exclusive / fanatical attitude of a person or group of certain religions which leads to an understanding of truth claims; 3) religious conflicts can trigger radicalism and terrorism. The understanding and meaning of IAKN Palangka Raya students towards religious conflicts is also motivated by the various information they get. It is hoped that the understanding and meaning that is reflected in students can become a starting point for better management of religious plurality in the future, especially in the education sector.Keywords: Conflict, Indonesia, Religious, Student

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

pkn

Publisher

Subject

Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. ...