Jurnal Kewarganegaraan
Vol 6 No 3 (2022): October 2022

Optimalisasi Link and Match Melalui Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi

Iskandar, Ade Gumilar (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Aug 2022

Abstract

AbstrakPendidikan vokasi dan pelatihan vokasi memiliki peranan penting dan strategis dalam mengantarkan generasi bangsa untuk mampu tampil sebagai aktor pembangunan, menuju bangsa yang berdaulat dan berdaya saing. Oleh karena itu optimalisasi mutu dan relevansi atau program link and match penting untuk digalakan pada setiap satuan pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi. Namun dalam realisasinya banyak terkendala dan cukup sulit diimplementasikan sehingga menimbulkan skill missmatch, dan berdampak pada tingginya angka pengagguran. Menyadari pentinya peranan pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui peraturan presiden (perpres) Nomor 68 tahun 2022 tentang revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi. Penelitian ini tentang analisis kebijakan pendidikan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus (case study). Hasil dari penelitian ini merekomendasikan kepada pemerintah dalam penyusunan peta jalan (road map) kejibakan revitalisasi perlu mempertimbangkan beberapa aspek sebagai berikut : 1) Paradigma baru pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi di era revolusi industri 4.0.; 2) Struktur ketenagakerjaan Indonesia; 3) Regulasi dan harmonisasi peraturan perundang-undangan; 4) Ketersediaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan; 5) Ketersediaan sarana dan prasarana; 6) Penyelarasan kurikulum; 7) Pengembangan kecakapan kewirausahaan; 8) Sistem Penjaminan Mutu (SPM); 9) Keterlibatan dunia usaha dan dunia industri; 10) Penyelarasan dengan potensi daerah/ kearifan lokal.; 11) Penguatan dan pengembangan kapasitas level satuan pendidikan/ pelatihan vokasi.Kata Kunci :     Link and match, Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022. AbsrtactVocational education and vocational training have an important and strategic role in delivering the nation's generation to be able to appear as development actors, towards a sovereign and competitive nation. Therefore, optimizing the quality and relevance or the link and match program is important to be encouraged in every vocational education and vocational training unit. However, in reality, there are many obstacles and quite difficult to implement, causing a skill mismatch, and having an impact on the high unemployment rate. Realizing the importance of the role of vocational education and vocational training, the government has issued a policy through presidential regulation (Perpres) Number 68 of 2022 concerning the revitalization of vocational education and vocational training. This research is about the analysis of education policy using qualitative research methods with a case study research approach (case study). The results of this study recommend that the government in compiling a road map of revitalization policies need to consider several aspects as follows: 1) The new paradigm of vocational education and vocational training in the era of the industrial revolution 4.0; 2) Indonesia's manpower structure; 3) Regulation and harmonization of laws and regulations; 4) Availability of educators and supporting staff; 5) Availability of facilities and infrastructure; 6) Alignment of curriculum; 7) Development of entrepreneurial skills; 8) Quality Assurance System (SPM); 9) Involvement of the business world and industry; 10) Alignment with regional potential/ local wisdom; 11) Strengthening and capacity building at the level of vocational education/training units.Keywords: Link anf match, Revitalization of Vocational Education and Vocational Training, Presidential Regulation Number 68 of 2022.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

pkn

Publisher

Subject

Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. ...