Abstrak Indonesia dengan wilayah laut seluas 5,8 juta kilometer persegi meliputi 0,8 juta kilometer persegi laut teritorial, 2,3 juta kilometer persegi lautan, dan 2,7 juta kilometer persegi ZEE. Pertumbuhan ekonomi, termasuk perluasan sektor pertahanan, dimungkinkan berkat potensi sumber daya bangsa. Ada korelasi langsung antara perkembangan industri pertahanan dan peningkatan perekonomian secara umum. Optimalisasi keadaan menuntut perubahan sistem yang menghasilkan kebijakan, dan perumusan kebijakan memerlukan tiga fase manajemen-perencanaan (plan), tindakan (do/act), dan penilaian (evaluasi) hasil (evaluasi). Pendanaan di tingkat nasional digunakan untuk melaksanakan kebijakan. Strategi implementasi industri pertahanan belum dapat maksimal karena belum optimalnya implementasi beberapa aspek, antara lain sumber daya manusia, teknologi, dan kebijakan. Makalah ini bertujuan untuk mengilustrasikan bagaimana kontraktor pertahanan memengaruhi strategi militer di tingkat nasional. Kata Kunci: Pertahanan Negara, Industri pertahanan, Kebijakan Pertahanan Negara
Copyrights © 2022