Diare didefinisikan sebagai feses (BAB) yang konsistensinya lunak hingga cair dan terjadi lebih dari tiga kali per hari. Faktor risiko diare balita meliputi faktor makanan, lingkungan, dan perilaku. Tujuan dari kajian literatur ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara perilaku cuci tangan dengan faktor risiko lingkungan terhadap terjadinya penyakit diare. Google Scholar menyediakan akses ke artikel ilmiah yang dapat ditelusuri. Kriteria artikel meliputi artikel penelitian asli yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2020. Cari makalah menggunakan kata kunci berikut: diare, perilaku cuci tangan, lingkungan, dan pendekatan kasus-kontrol. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan artikel. Delapan publikasi Google Scholar ditemukan selama pencarian literatur. Delapan artikel membahas variabel yang berhubungan dengan Diara, antara lain perilaku cuci tangan setelah makan dan buang air besar serta faktor lingkungan (yaitu kurangnya kesadaran dan pengetahuan, sering jajan atau makan makanan yang tidak higienis, kuku kotor, sumber air dan sanitasi, kebersihan yang buruk, tempat pembuangan sampah dan sampah, dan makanan pengolahan).
Copyrights © 2022