Implant rahang jenis straight plate memiliki tingkat kebutuhan yang tinggi di indonesia. Saat ini proses pembuatan implan rahang menggunakan dua proses pemesinan, yaitu Electrical Discharge Machining jenis wire (wire-EDM) dan micro-milling. Dalam penelitian ini pembuatan implan rahang menggunakan satu proses pemesinan yaitu EDM jenis die-sinking (die-sinking EDM). Tujuan utama penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh jenis material elektroda yaitu grafit dan tembaga terhadap Material Removal Rate (MRR) dan Electrode Wear Rate (EWR) dalam pembuatan implan rahang menggunakan proses die-sinking EDM. Proses die-sinking EDM menggunakan pulse current sebesar 9A dan sebagai material implan digunakan lembaran pure titaniuam grade 1. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan material elektroda grafit meningkatkan nilai MRR sebesar 76,92% dan menurunkan 50,48% nilai EWR dibandingkan penggunaan elektroda tembaga. Namun, pengunaan material elektroda grafit menyebabkan nilai kekerasan implan yang lebih lunak dibandingkan pengunaan material elektroda tembaga. Hasil ini menunjukan bahwa die-sinking EDM dapat dijadikan alternatif proses untuk pembuatan implan rahang jenis straight plate.
Copyrights © 2022