Rendahnya hasil belajar siswa dilatarbelakngi oleh rendahnya penggunaann model pembelajaran pada proses pembelajaran . Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar penjasorkes melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 18 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar Penjasorkes. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan lembar observasi, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Penjasorkes melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1275, rata-rata 71, daya serap 71%, ketuntasan belajar 61%) dan siklus II (jumlah 1525, rata-rata 85, daya serap 85%, ketuntasan belajar 94%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 14% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 33%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes.
Copyrights © 2022