Ketidakmeratan pertumbuhan ekonomi di Indonesia membuat gap kemiskinan antar pulau di Indonesia begitu terlihat. Hadirnya BWM diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam mengentaskaskan dan mengurangi kemiskinan serta sebagai jembatan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang lebih baik. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana peran BWM sebagai jembatan ekonomi masyarakat? Apa yang dilakukan BWM untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan kemisikinan? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BWM sebagai jembatan ekonomi masyarakat dan kendala yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Untuk mendapatkan semua informasi yang berkaitan dengan masalah penelitian, peneliti menggunakan teknik studi dokumen dalam mengumpulkan data. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, menyusun dan menginterpretasikan data kemudian membuat kesimpulan. Berdasarkan data dari BMW per juli 2021 sudah terbentuk 60 MWM yang tersebar diseluruh Indonesia. Jumlah pembiayaan kumulatif yang sudah dikeluarkan adalah sebesar Rp.69,3 Milyar dengan jumlah 46,2 ribu nasabah dan 4,8 kumpi. Hanya saja persebaran BWM tidak merata diseluruh pulau di Indonesia, dimana 45 BWM diantaranya terdapat di pulau jawa. Hal ini merupakan tantangan bagi Pemerintah Indonesia agar peran BWM sebagai jembatan pengentasan kemiskinan masyarakat tidak hanya terfokus di Pulau Jawa, tetapi juga pulau-pulau lainya sehingga dapat merata diseluruh Indonesia.Kata Kunci: BWM dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat
Copyrights © 2021