Istoria : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari
Vol 3, No 2 (2019): September

Arsitektur Masjid Raya Magatsari Di Kota Jambi 1923- 1970

Ike Surya Kesuma (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2019

Abstract

AbstractBasically the mosque implies submission and obedience, then the essence of the mosque is a place to do all activities related to obedience to Allah SWT, merely. Therefore, the mosque can be interpreted further, not just a place of prostration, purification, a place of prayer and tayamum, but also as a place to carry out all activities of Muslims relating to obedience to God. The method used in this research is the historical approach method, which is the process of collecting historical sources effectively, evaluating them critically and conveying the overall results with procedures achieved through several stages, namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. This research can be concluded that the fine art of Islamic architecture in the Magatsari Grand Mosque is decorative and ornamental art. Decorative art is aimed at the form of domes, poles, arches and pulpits, while ornamental art is more on calligraphy and carving decoration.Keywords: Magatsari Grand Mosque, Acculturation, Architecture, Decorative, Ornament. AbstrakPada dasarnya masjid mengandung arti tunduk dan patuh, maka hakekat dari masjid adalah tempat melakukan segala aktivitas berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah SWT, semata. Oleh karenah itu  masjid dapat diartikan lebih jauh, bukan hanya sekedar tempat bersujud, pensucian, tempat sholat dan bertayamum, namun juga sebagai tempat melaksanakan segala aktivitas kaum muslim berkaitan kepatuhan kepada tuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan sejarah, yang merupakan proses pengumpulan sumber- sumber sejarah secara efektif, menilainya secara kritis dan menyampaikan hasil- hasil keseluruhan dengan prosedur yang dicapai melalui beberapa tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa Seni rupa arsitektur Islam yang ada pada Masjid Raya Magatsari merupakan seni dekoratif dan seni ornamentik. Seni dekoratif ditujukan pada bentuk kubah, tiang, lengkungan dan mimbarnya, sementara seni ornamentik lebih kepada hiasan kaligrafi dan ukiran.Kata Kunci: Masjid Raya Magatsari, Akulturasi, Arsitektur, Dekoratif, Ornamentik.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

OJSISTORIA

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, setiap bulan April dan September yang berisi hasil penelitian (lapangan atau studi pustaka) kajian teoretis maupun ...