AbstractOne of the supporters of learning runs as expected, using learning media. Especially in learning history, the presence of the media can make the learning process more interesting, not bored, and can help in understanding verbal material to be concrete and can bring the atmosphere of historical events into the classroom. Currently softwere and computer applications that can be used by teachers to produce learning media very much. One that is familiar to be used by teachers in learning as a medium is Microsoft Powerpoint. Because in it there are tools that can be used to pour the imagination and creativity of teachers so that learning is more interesting and not boring. But sometimes powerpoint slides are made improvised without interesting designs, so the learning process is still boring. Therefore, the powerpoint used to produce instructional media must be designed to be as attractive as the appearance and material, so that the presence of the media is felt to be beneficial. In producing the product, it adopts the Lee and Owens (2004) development stage which has stages, namely the analysis phase, the design stage, the development stage of the implementation phase, and the evaluation stage. It is hoped that the learning media application product has been tested for eligibility by a team of experts and can be used in the classroom or independently as well as an innovation effort in the world of education.Keywords: Multimedia, Learning, European History. AbstrakSalah satu pendukung pembelajaran berjalan sesuai yang diharapkan yaitu dengan menggunakan media pembelajaran. Khususnya dalam pembelajaran sejarah, hadirnya media dapat menjadikan proses pembelajaran lebih menarik, tidak bosan, dan dapat membantu dalam memahami materi yang bersifat verbal menjadi kongkrit serta dapat menghadirkan suasana dari peristiwa sejarah ke dalam kelas. Saat ini softwere maupun aplikasi komputer yang bisa dimanfaatkan oleh pengajar untuk memproduksi media pembelajaran sangat banyak. Salah satu yang familiar digunakan oleh pengajar dalam pembelajaran sebagai media yakni Microsoft Powerpoint. Karena didalamnya terdapat tools yang dapat dimanfaatkan untuk menuangkan imajinasi dan kreativitas pengajar agar pembelajaran lebih menarik dan tidak membosankan. Namun terkadang tampilan slide powerpoint dibuat seadanya tanpa di desain yang menarik, sehingga proses pembelajaran masih tetap membosankan. Oleh karena itu, powerpoint yang digunakan untuk memproduksi media pembelajaran harus didesain yang semenarik baik tampilan maupun materi, agar kehadiran media dirasakan manfaatnya. Dalam menghasilkan produk tersebut mengadopsi tahapan pengembangan Lee and Owens (2004) yang memiliki tahapan-tahapan yakni tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Sehingga diharapkan produk aplikasi media pembelajaran telah teruji kelayakannya oleh tim ahli dan dapat digunakan di dalam kelas maupun secara mandiri serta sebagai usaha inovasi dalam dunia pendidikan.Kata Kunci: Multimedia, Pembelajaran, Sejarah Eropa
Copyrights © 2019