Pada artikel ini, penulis mengkaji isomorfisma suatu ruang vektor. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk menunjukkan isomorfisma suatu ruang vektor, diantaranya ialah dengan menunjukkan bahwa merupakan suatu pemetaan, kemudian menunjukkan bahwa suatu pemetaan linear, dan yang terakhir ialah menunjukkan bahwa f merupakan pemataan linear satu-satu dan pada. Melalui berbagai tahapan tersebut dapat kita ketahui bahwa dua buah ruang vektor dikatakan isomorfis apabila terdapat pemetaan yang bijektif, selain itu dua buah ruang vektor juga dikatakan isomorfis jika dan hanya jika mempunyai dimensi yang sama
Copyrights © 2021