Tujuan dilakukan penelitan ini adalah untuk mengetahui Hubungan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)dan Pekerjaan Ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Bara-baraya Makassar Tahun 2020.Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Case Control dengan caramembandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol untuk mengetahui hubungan BayiBerat Lahir Rendah (BBLR) dan Pekerjaan Ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Bara-barayaMakassar Tahun 2021 dengan jumlah Populasi dalam penelitian ini adalah 38 orang dan jumlahsampel 38 orang dengan menggunakan teknik Total Samping. Dari hasil uji statistik denganmenggunakan uji Chi-Square (person chi-square) diperoleh untuk variabel riwayat Bayi Berat Lahiranak nilai P = 0,001 < α = 0,05 artinya ada hubungan antara variabel Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) dengan kejadian stunting. Untuk variabel Pekerjaan Ibu nilai P =0,703 > α = 0,05 artinyatidak ada hubungan antara Pekerjaan Ibu dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari dua variabelyaitu Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) berhubungan dengan kejadian stunting dan Pekerjaan Ibutidak berohubungan dengan kejadian stunting.
Copyrights © 2021