Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kematian Janin Dalam Rahim di RSUD Haji Makassar Tahun 2018 Darmiati Syarif
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.572 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.80

Abstract

Berdasarkan data pelaporan dan pencacatan RSUD Haji Makassar tahun 2016 jumlah ibu hamil 540 dan yang mengalami KJDR 36, pada tahun 2017 jumlah ibu hamil 400 dan yang mengalami KJDR 35 ,dan pada bulan Januari s.d Juni jumlah ibu hamil 177. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saktor-faktor yang hubungan dengan kejadian kematian janin dalam rahim di RSUD Haji Maksassar Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kematian janin dalam rahim di RSUD Haji Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 177 orang dan jumlah sampel 177 orang dengan menggunakan Total Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square (Fisher’s Exact Test) diperoleh untuk variabel hubungan status gizi ibu dengan kejadian KJDR nilai ρ (0,01) < ɑ (0,05), artinya hubungan antara paritas ibu dengan kejadian plasenta previa menolak H0 dan menerima Ha yang berarti ada hubungan antara status gizi ubu dengan kejadian KJDR, di peroleh untuk variabel hipertensi dengan KJDR nilai p (0,000) < a (0,05) artinya hubungan antara hipertensi dengan kejadian KJDR menolah Ho dan menerima Ha yang berarti ada hubungan antara hipertensi dengan kejadian KJDR, dan untuk variabel hubungan preeklamsia/eklamsia dengan kejadian KJDR nilai p (0,412) < a (0,05) artinya hubungan antara preeklamsia/eklamsia dengan kejadian KJDR menerima Ho dan menolak Ha yang berarti tidak ada hubungan antara preeklamsia/eklamsia dengan kejadian KJDR Kesimpulan : ada hubungan antara status gizi ibu dan hipertensi dengan kejadian KJDR, dan tidak ada hubungan antara preeklamsia/eklampisa dengan KJDR
Hubungan Hipertensi Dan Gestsi Dengan Kejadian Oligohidramnion Pada Ibu Hamil Di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 Darmiati Syarif
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.305 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.87

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Hipertensi dan Gestasi dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hamil di RSUD Syekh Yusuf Gowa 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik yaitu dengan melakukan pendekatan cross sectional study untuk mengetahui hubungan antara Hipertensi dan Gestasi dengan kejadian Oligohidramnion di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di RSUD Syekh Yusuf Gowa dimana peneliti megambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel sebanyak 204 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk Hipertensi diperoleh nilai = 0.00 < α = 0.05 artinya ada hubungan Hipertensi dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hamil di RSUD Syekh Yusuf Gowa dan untuk variabel Gestasi di peroleh nilai p = 0.00 < α = 0.05 artinya ada hubungan Gestasi dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hamil.Kesimpulan dari kedua variabel yakni Hipertensi dan Gestasi masing-masing memiliki hubungan dengan kejadian Oligohidramnion pada ibu hami di RSUD Syekh Yusuf Gowa sehingga diharapkan kepada ibu hamil memeriksakan kehamilannya demi mencegah secara dini terjadinya Oligohidramnion.
Hubungan Umur Ibu Dan Paritas Terhadap Kejadian Asfiksia Neonatorum Di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar Darmiati Syarif; Nur Siskawati Umar
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.594 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v3i2.108

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari rekam medik Rumah Sakit RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar, angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir pada tahun 2017 mencapai 235 bayi dari jumlah persalinan 4,824 orang, pada tahun 2018 angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir mencapai 413 bayi dari jumlah persalinan 4,940 orang. Sedangkan periode bulan Januari s.d April tahun 2019, angka kejadian asfiksia bayi baru lahir mencapai 134 bayi dari jumlah persalinan 870 orang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur ibu dan paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar 2019.Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan antara umur ibu dan paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 870 orang dan jumlah sampel 134 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling.Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (Pearson chi-square)di peroleh untuk variabel umur ibu nilai p= 0,235 > dari α = 0,05 artinya tidak ada hubungan antara umur terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Untuk varibel paritas nilai p= 0,001 < dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara paritas terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Kesimpulan dari dua variable yaitu umur ibu dan paritas, hanya variable paritas yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSIA Sitti Khadujah 1 Makassar 2019.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Keteraturan Kunjungan ANC Di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar Tahun 2019 Darmiati Syarif; Sardiana Sardiana; Junitha Mariella P
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.22 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v3i1.114

Abstract

Berdasarkan data di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar pada tahun 2016 jumlah ibu hamil yang malakukan kunjungan ANC sebanyak 329 ibu hamil, pada tahun 2017 sebanyak 331 ibu hamil, pada tahun 2018 sebanyak 334 ibu hamil, dan pada tahun 2019 periode Januari sampai dengan Mei sebanyak 101 ibu hamil. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan kunjungan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan kunjungan ANC di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar dengan jumlah populasi 33 orang dan jumlah sampel 33 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square diperoleh untuk variabel pendidikan nilai p = 0,004 < dari α = 0,05, artinya bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu dengan keteraturan kunjungan ANC. Untuk variabel pengetahuan nilai p = 0,034 < dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu terhadap keteraturan kunjungan ANC. Variebel dukungan suami diperoleh nilai p = 0,013 < dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara dukungan suami terhadap keteraturan kunjungan ANC. dan variabel pekerjaan ibu diperoleh nilai p = 0,629 > dari α = 0,05 artinya tidak ada hubungan antara pekerjaan ibu terhadap keteraturan kunjungan ANC. Kesimpulan dari empat variabel yaitu pendidikan ibu, pengetahuan ibu, dukungan suami, dan pekerjaan ibu, menunjukkan bahwa ada tiga variabel yang memiliki hubungan dengan keteraturan ANC di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar yaitu variabel pendidikan ibu, pengetahuan ibu dan dukungan suami, sementara untuk variabel pekerjaan ibu tidak memiliki hubungan dengan keteraturan kunjungan ANC di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar Tahun 2019.
Tingkat Pengetahuan Keterampilan Pengisian Partograf Pada Mahasiswi Akbid Pelamonia Makassar Tahun 2020 Darmiati Syarif; Widia Ayu Wulandari
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v4i1.143

Abstract

Partograf adalah alat bantu selama fase aktif persalinan dimulai pembukaan 4 cm, selain itu partograf merupakan alat bantu untuk membuat keputusan klinik, memantau, mengevaluasi dan menatalaksana persalinan. Partograf dapat meningkatkan mutu dan keteraturan pemantauan janin dan ibu sehingga dapat dijadikan indikator keberhasilan dalam sebuah tindakan pertolongan persalinan dan upaya dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswi tingkat II tentang partogketerampilan pengisian partograf di Akademi Kebidanan Pelamonia Makassar Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggambarkan tingkat pengetahuan mahasiswi kebidanan tingkat II tentang keterampilan pengisian partograf di Akademi Kebidanan Pelamonia Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 146 orang dan jumlah sampel sebanyak 107 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian tersebut, terdapat sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik sebanyak 103 responden (96,3%) dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 4 responden (3,7%). Kesimpulannya, tingkat pengetahuan mahasiswi kebidanan tingkat II tentang keterampilan pengisian partograf di AKBID Pelamonia Makassar dalam kategori baik.
Hubungan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan Pekerjaan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Puskesmas Bara-Baraya Makassar Tahun 2021 Darmiati Syarif
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Delima Kesehatan Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.241 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v5i1.212

Abstract

Tujuan dilakukan penelitan ini adalah untuk mengetahui Hubungan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)dan Pekerjaan Ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Bara-baraya Makassar Tahun 2020.Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Case Control dengan caramembandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol untuk mengetahui hubungan BayiBerat Lahir Rendah (BBLR) dan Pekerjaan Ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Bara-barayaMakassar Tahun 2021 dengan jumlah Populasi dalam penelitian ini adalah 38 orang dan jumlahsampel 38 orang dengan menggunakan teknik Total Samping. Dari hasil uji statistik denganmenggunakan uji Chi-Square (person chi-square) diperoleh untuk variabel riwayat Bayi Berat Lahiranak nilai P = 0,001 < α = 0,05 artinya ada hubungan antara variabel Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) dengan kejadian stunting. Untuk variabel Pekerjaan Ibu nilai P =0,703 > α = 0,05 artinyatidak ada hubungan antara Pekerjaan Ibu dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari dua variabelyaitu Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) berhubungan dengan kejadian stunting dan Pekerjaan Ibutidak berohubungan dengan kejadian stunting.