Reformasi Hukum Trisakti
Vol. 1 No. 2 (2019): Reformasi Hukum Trisakti

ANALISIS YURIDIS MENGENAI PEMBERIAN PUTUSAN PEMIDANAAN DI BAWAH BATAS MINIMUM KHUSUS DITINJAU DARI KODE ETIK DAN PEDOMAN PERILAKU HAKIM (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI KARAWANG NOMOR 485/PID.SUS/2017/PN.KWG)

Fajar Pramusinto (Unknown)
Setiyono Setiyono (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2019

Abstract

Pemberian Putusan Pemidanaan Di Bawah Batas Minimum Khusus adalah putusan yang dijatuhkan oleh hakim yang lebih ringan dari batas minimum pemidanaan yaitu pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dengan studi putusan Nomor 485/Pid.Sus/2017/PN.Kwg. Kesimpulan hasil penelitian mengemukakan bahwa : 1) Alasan hukum yang diberikan oleh hakim terkait pemidanaan dibawah pidana minimum adalah kebebasan dan independensi kekuasaan kehakiman sebagaimana Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009, namun, sebenarnya kebebasan tersebut tetap dibatasi oleh aturan hukum dan perundang-undangan. 2) Putusan Hakim Pengadilan Negeri Karawang pada Putusan Nomor 485/Pid.Sus/2017/PN.KWG yang telah menjatuhkan pidana di bawah minimum khusus Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 ini menunjukkan hakim tidak professional dan tidak sesuai dengan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

refor

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

The scope of this journal is in the field of legal science for case studies in Indonesia and also other regions of the world. Jurnal Reformasi Hukum Trisakti comes from a half of the results of the sudents undergraduate thesis of the Faculty of Law Trisakti University, in subjects : Business Law ...