Pengolahan Sistem Informasi Manajemen Asset merupakan bagian penting untuk mengetahui perkembangan kinerja dan mutu sebuah lembaga. sistem pengolahan data asset yang sedang berjalan saat ini di Kabupaten Merangin masih mengacu pada sistem manual dengan menggunakan berkas-berkas sebagai sarana pendokumentasian data. Pengolahan data dengan cara ini dinilai banyak menimbulkan masalah pada pemrosesan data asset, metode yang digunakan adalah deskriptif berupa observasi dan wawancara. Pembahasan asset pada saat proses pengecekan barang yaitu pengendalian terhadap pemakaian barang disetiap divisi kurang terkontrol karena pemakaian barang tidak terinci sehingga tidak diketahui dengan pasti berapa jumlah barang atau peralatan kantor yang masih tersedia dan kondisi barang yang masih bisa dipergunakan. Dari pembahasan tersebut dibuat sistem informasi manajemen asset yang terintegrasi, sehingga dapat mempermudah proses pendataan asset serta informasi yang akurat.
Copyrights © 2022