Pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Tidak hanya mengerti secara teoritis, untuk menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif dibutuhkan pula sumber daya manusia (SDM) yang dituntut untuk praktis dalam penggunaan teknologi dan keahlian khusus, termasuk bagi para penyandang disabilitas. Menurut data statistik yang dilansir oleh Biro Pusat Statistik bahwa terdapat kurang lebih 1.500.000 anak berkebutuhan khusus atau 0,7 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Data tersebut menunjukkan bahwa terdapat 317.016 anak berkebutuhan khusus yang berada dalam usia sekolah, sedangkan yang telah memperoleh layanan pendidikan kurang lebih 60.000 anak. Sebagai tenaga pengajar, guru memberikan pengaruh signifikan terhadap keberhasilan belajar siswa salah satunya penerapan komunikasi. Melalui metode penelitian kualititatif, artikel ini akan membuktikan penerapan komunikasi terapeutik pada siswa disabilitas dapat berpengaruh terhadap keberhasilan belajarnya. Kata Kunci : Disabilitas, komunikasi terapeutik, dan keberhasilan belajar.
Copyrights © 2019