Unisia
Vol. 38 No. 84 (2016)

Pendidikan Multikultural Untuk Anak-Anak

H. Fuad Nashori (Universitas Islam Indonesia, Yogykarta)



Article Info

Publish Date
23 Nov 2018

Abstract

“Apa yang dilakukan masyarakat, itulah yang dilakukan individu,” ungkap Plato. Bila masyarakat Indonesia menghargai multikulturalisme, maka itulah yang dilakukan oleh individuindividu di republik ini. Individu-individu yang paling strategis untuk dididik multikulturalisme adalah anak-anak. Ada dua kelompok kategori usia anak, yaitu early childhood dan late childhood, yang menurut Papalia dkk (2007) menyebut anak-anak awal berusia 3-6 tahun dan anak-anak pertengahan berusia 6-11 tahun. Ahli psikologi lain yang lebih senior, yaitu Hurlock (1980), membagi kelompok usia anak masing-masing berusia 2-5 tahun (early childhood) dan 6-10 tahun (late childhood).

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Unisia

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

Unisia publishes research articles devoted to social sciences and humanities. The journal publishes current research on a broad range of topics, including religion, law, political science, sociology, psychology, economics, history, language, social work, geography, international studies, and women ...